Warna Ke Enam “Nila”

10793796

REVIEW BUKU

Judul buku : Nila

Penulis        : Agnes Jessica

Penerbit      : Pustaka Hermon

Tahun Terbit  : 2011

Jumlah Halaman : 512

Di ceritakan di awal novel ini ada wanita bernama Janet yang sudah mempunyai seorang suami bernama Harris dan sedang mengandung. Janet merupakan wanita fanatik akan agama Katoliknya, sedangkan Harris adalah penganut Atheis. Janet mendirikan sebuah sekolah khusus untuk anak-anak yang cacat mental, sedangkan Harris adalah seorang pengusaha kaya yang terjun dalam bidang bisnis kopi. Janet sangat pintar memasak, karena kepiawaiannya dalam memasak Harris sering mengundang temannya makan di rumah salaah satunya adalah Idris Prasetyo.

Ketika Janet melahirkan ternyata dia melahirkan bayi kembar perempuan, yang ia beri nama Irene dan Tirza. Harris sangat menyayangi istrinya, setelah Tirza diberi ASI, Janet meminta Harris mengembalikan ke ruang bayi kemudian dia memberi ASI kepada Irene. Gempa pun terjadi di rumah sakit itu Janet keluar sambil menggendong Irene dan diluar ia bertemu dengan Harris. Janet menanyakan dimana Tirza, Harris mengatakan ada diruang bayi tapi setelah dicari bayi itu hilang dan tidak pernah kembali.

Mardiatun atau yang biasa dipanggil Atun membawa seorang bayi perempuan ke rumah kostnya. Di sana ada adiknya bernama Mardzuki yang dipanggil Juki. Juki menanyakan anak siapa, Atun menjawab bahwa ia mengambilnya di ruang bayi. Atun adalah seorang cleaning service di sebuah rumah sakit. Dia mengambil bayi itu ketika sedang jam makan siang dan terjadi gempa. Bayi yang diambil Atun adalah Tirza dan diberi nama oleh Atun adalah Fatimah.

20 tahun berlalu Fatimah tumbuh menjadi gadis yang cantik. Sayang dia hanya tamat di SMP dan tidak melanjutkan sekolah karena tiada biaya dan bekerja sebagai pengurus rumah kos. Juki menikah dengan seorang pelacur bernama Yessy dan mempunyai anak bernama Bagus. Pekerjaan Juki adalah germo. Di rumah kos ini Fatimah menemukan sosok Okta yang dicintainya, tapi tembok besar memisahkan mereka. Fatimah pembantu sedangkan Okta mahasiswa. Ada wanita lain yang mencintai Oka bernama Susan. Terjadilah persaingan diantara keduanya. Atun sakit parah dan memerlukan biaya besar. Fatimah tahu gajinya sebagai pengurus kos tidak cukup dan dia memutuskan bekerja di tempat pamannya sebagai pelacur. Yang menyewa dirinya sebagai pelacur adalah Idris Prasetyo teman ayah kandungnya dan bapak dari musuh besarnya Susan.

Dalam novel ini kita bisa memetik pelajaran bahwa jangan mengambil sesuatu milik orang lain apabila kita tidak bisa menjaganya dan masih banyak pekerjaan halal yang disediakan Tuhan apabila kita bersabar walaupun dengan keadaan terdesak.(@rosmahocha)

Categories: Buku | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: